Tampilkan postingan dengan label Korean News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Korean News. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Juli 2010

Tim Nasional Korea Selatan



"Dae Han Min Guk..!!" Wahh lagi musim piala dunia nih.. Kayaknya pas bgt kalau saya ngebahas profil timnas Korea Selatan. Meskipun timnas Negeri Ginseng ini udah pulang kampung akibat kekalahannya melawan Uruguay dengan skor 1-2, tapi gak ada salahnyakan buat kita semua mengetahui latar belakang mereka lebih dalam..

Dan buat para Koreaners.., kita gak sepatutnya terpuruk dan bersedih akibat kekalahan dari timnas yang kita cintai ini. Kita doakan saja agar kekalahan ini semakin menambah motivasi bagi mereka untuk tampil lebih baik menjadi pemenang di piala dunia tahun 2014 nanti, amin....

Oke deh, daripada saya bicara panjang lebar, lebih baik kita langsung aja ngeliat profil dari timnas Korea Selatan..!



Julukan : Macan Asia, Ksatria Taeguk
Asosiasi : Asosiasi Sepak bola Korea
Pelatih : Huh Jung Moo
Penampilan terbanyak: Hong Myung-Bo (135)
Pencetak gol terbanyak:Cha Bum-Kun (55)

Tim nasional sepak bola Korea Selatan adalah tim nasional sepak bola Asia yang paling sukses sejak melakukan debutnya pada Olimpiade 1948.

Korea pada zaman kuno mempunyai permainan bola bernama chuk-guk, yang sangat mirip bentuknya dengan sepak bola masa kini. Meskipun begitu, orang-orang Korea melihat versi modern sepak bola untuk pertama kalinya pada tahun 1882 ketika awak-awak kapal Britania memainkannya saat kapal mereka berlabuh di pelabuhan Incheon.

Pada tahun 1921, Turnamen Sepak bola Seluruh Korea diadakan untuk pertama kalinya, dan kemudian pada tahun 1928, Asosiasi Sepak bola Korea didirikan, sehingga menciptakan fondasi untuk mengembangkan sepak bola di Korea. Selama periode penjajahan kolonial Jepang di Korea, sepak bola turut berperan dalam mengurangi perasaan frustrasi yang dialami warga Korea dan memperkuat harapan akan kebebasan.

Asosiasi Sepak bola Korea (KFA) kembali difungsikan pada tahun 1948, setelah didirikannya Republik Korea. KFA menjadi anggota Fédération Internationale de Football Association pada tahun yang sama. KFA kemudian bergabung dengan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) pada tahun 1954.

Sejak tahun 1960-an, Korea Selatan muncul sebagai kekuatan sepak bola di Asia, menjuarai beberapa kejuaraan sepak bola Asia yang prestisius. Timnas Korea Selatan ikut dalam Piala Dunia FIFA selama 5 kali berturut-turut hingga tahun 1986, menjadikan para pemainnya raja-raja sepak bola Asia. Liga profesional Korea, K-League, dimulai pada tahun 1983 sebagai liga profesional pertama di Asia. Hal ini bukan saja menggembirakan hati para penggemar, namun juga meningkatkan level sepak bola Korea.

Piala Dunia 2002 menjadi tanda kemajuan pesat yang dicapai Korea. Dipilihnya Korea Selatan dan Jepang untuk menjadi tuan rumah bersama merupakan hasil dari kegemaran dan ketertarikan warga Korea dalam sepak bola. Dipimpin pelatih asal Belanda, Guus Hiddink, timnas Korea Selatan mengejutkan dunia dengan mengalahkan timnas sepak bola Italia yang kuat dan melaju hingga ke semifinal untuk pertama kalinya bagi sebuah tim dari Asia. Antusiasme para pendukungnya, yang dipanggil "setan merah", juga menarik perhatian para penonton.

Rekor di Piala Dunia
1930 hingga 1950 - Tidak ikut
1954 - Babak ke-1
1958 - Tidak ikut
1962 - Tidak ikut
1966 - Mundur
1970 hingga 1982 - Tidak lolos
1986 - Babak ke-1
1990 - Babak ke-1
1994 - Babak ke-1
1998 - Babak ke-1
2002 - Peringkat ke-4
2006 - Babak ke-1
2010 - Babak ke-2

Rekor di Piala Asia
1956 - Juara
1960 - Juara
1964 - Peringkat ke-3
1968 - Tidak lolos
1972 - Peringkat ke-2
1976 - Tidak lolos
1980 - Peringkat ke-2
1984 - Babak ke-1
1988 - Peringkat ke-2
1992 - Tidak lolos
1996 - Perempat final
2000 - Peringkat ke-3
2004 - Perempat final
2007 - Peringkat ke-3

Berikut daftar pemain yang dipilih untuk Piala Dunia FIFA 2010 di Afrika Selatan:

Penjaga gawang

Back
12 Lee Young-Pyo ~ 23 April 1977 (umur 33)
22 Cha Du-Ri ~ 25 Juli 1980 (umur 29)
2 Oh Beom-Seok ~ 29 Juli 1984 (umur 25)
14 Lee Jung-Soo ~ 8 Januari 1980 (umur 30)
3 Kim Hyung-Il ~ 27 April 1984 (umur 26)

Gelandang
5 Kim Nam-Il ~ 14 Maret 1977 (umur 33)
7 Park Ji-Sung c ~ 25 Februari 1981 (umur 29)
8 Kim Jung-Woo ~ 9 Mei 1982 (umur 28)
17 Lee Chung-Yong ~ 2 Juli 1988 (umur 22)
13 Kim Jae-Sung ~ 3 Oktober 1983 (umur 26)

Penyerang
20 Lee Dong-Gook ~ 29 April 1979 (umur 31)
10 Park Chu-Young ~ 10 Juli 1985 (umur 24)
19 Yeom Ki-Hun ~ 30 Maret 1983 (umur 27)

Daftar Pelatih
Huh Jung-Moo ~ 7 Desember 2007 - Present
Pim Verbeek ~ 1 Juli 2006 - 25 Juli 2007
Dick Advocaat ~ 1 Oktober 2005 - 30 Juni 2006
Jo Bonfrere ~ 24 Juni 2004 - 23 Agustus 2005
Park Seong-Hwa ~ 20 April 2004 - 15 Juni 2004
Humberto Coelho ~ 3 Februari 2003 - 19 April 2004
Kim Ho-Gon ~ 18 November 2002 - 20 Desember 2002
Guus Hiddink ~ 1 Januari 2001 - 30 Juni 2002


Kamis, 15 Januari 2009

Tes bahasa Korea KBS diakui resmi sebagai ujian nasional


Tes kemampuan bahasa Korea yang diselenggarakan oleh KBS menjadi ujian nasional secara resmi.Departemen Pendidikan menyatakan pihaknya telah meninjau 79 pelaksana ujian bahasa yang diajukan oleh 55 organisasi tahun lalu dan 7 dari mereka diakui sebagai ujian nasional.Ujian yang dinyatakan resmi juga termasuk ujian bahasa Cina oleh hanjapass.com dan ujian kemampuan bahasa Spanyol dan Prancis oleh Kamar Dagang dan Industri Korea.Hingga Sekarang ada sebanyak 77 pelaksana ujian bahasa yang diakui sebagai ujian nasional di Korea.

Sumber: KBS World

Jumlah perokok Korea meningkat


Sebuah survei menunjukkan bahwa jumlah perokok laki-laki Korea mengalami peningkatan untuk pertama kali setelah 16 tahun.Menurut Menteri Kesehatan, jumlah perokok laki-laki pada semester kedua tahun lalu mencapai 40,9 persen dari jumlah laki-laki dewasa, meningkat 0,5 persen dari semester pertama yang mencatat 40,4 persen.Survei itu juga menunjukkan bahwa ada 4,1 persen perokok wanita, meningkat dari 3,7 persen pada semester pertama.Secara keseluruhan, lebih dari dua dari 10 orang dewasa Korea adalah perokok.
Sumber: KBS World

Jumlah pelarian dari Korea Utara yang masuk ke Korea Selatan meningkat


Pada tahun 2008, jumlah pelarian dari Korea Utara yang masuk ke Korea Selatan tercatat sekitar 2 ribu 770 orang, meningkat 9%, jika dibandingkan tahun 2007 lalu.Menurut hasil statistik dari Departemen Unifikasi Nasional Korea Selatan, hari Senin, hal itu dimungkinkan berkat usaha pemerintah Korea yang bertekad untuk menangani masalah pelarian dari Korea Utara termasuk proses masuk ke Korea Selatan secepat mungkin. Sebelumnya pemerintah Korea Selatan memperkirakan jumlah pelarian dari Korea Utara akan melebihi 3 ribu pada akhir tahun 2008 lalu.Namun hal itu tidak dapat terjadi akibat peningkatan pengawasan ketat pemerintahan Cina terhadap proses keluar-masuk negara menjelang penyelenggaraan Olimpiade Beijing.

Sumber: KBS World

Wakil ketua juru runding Korea Selatan bertolak ke Pyongyang

Wakil ketua juru runding Korea Selatan untuk pertemuan segi enam Hwang Joon-kook beserta delegasi pemerintah Seoul, hari Senin berkunjung ke Pyongyang untuk membicarakan penanganan batang bahan bakar yang tidak digunakan, yang merupakan salah satu bagian dari tindakan denuklirisasi Korea Utara. Kunjungan resmi oleh delegasi pemerintah Korea Selatan ke Korea Utara merupakan yang pertama kali sejak pemerintahan Lee Myung-bak dimulai. Dalam jumpa pers di bandara Incheon, hari Senin, Hwang Joon-kook mengatakan, dalam kunjungan ke Korea Utara kali ini pihaknya akan berusaha untuk mempertimbangkan kemungkinan pembelian batang-batang bahan bakar yang tidak digunakan dari reaktor yang memproduksi plutonium milik Korea Utara.Lebih lanjut dikatakan, cara penangangan batang bahan nuklir yang tidak digunakan tersebut akan ditetapkan dalam pembicaraan negara-negara pertemuan segi enam, berdasarkan hasil kunjungan ke Korea Utara kali ini. Menjawab pertanyaan tentang kelanjutan penyerahan bantuan energi dan ekonomi ke Korea Utara, Hwang Joon-kook menyatakan, pemerintah Seoul sedang mempertimbangkan jadwal penyerahan 3 ribu ton pipa besi yang telah dibuat.Sementara itu, bantuan sebanyak 44 ribu ton minyak solar akan ditentukan penyerahannya sesuai dengan pembicaraan antara Korea Selatan dan Korea Utara kelak. Korea Utara sedang melumpuhkan reaktor nuklirnya di Yeongbyeon di bawah perjanjian bantuan-untuk-perlucutan yang disetujui enam negara pada tahun 2007 lalu.

Sumber: KBS World

Anggota kongres AS meminta negosiasi kembali FTA Korea-AS


Ketua Komite Anggaran Majelis Rendah AS, Charles Rangel hari Kamis, meminta agar negosiasi perjanjian perdagangan bebas FTA antara Korea Selatan dan Amerika dilakukan kembali.Permintaan tersebut disampaikan Rangel dalam pertemuan penetapan jadwal pengesahaan rancangan tahun ini, atau sehari setelah menteri luar negeri terpilih, Hillary Clinton mengisyaratkan negosiasi kembali perjanjian perdagangan dengan Korea, karena ada ketidakseimbangan pada sektor otomotif.Rangel menambahkan, walaupun presiden terpilih Barack Obama mendukung ide pengesahan FTA dengan Korea, namun perubahan isi sebelum pengesahannya harus dipertimbangkan.Ditambahkan, hambatan utama dalam pengesahan FTA itu adalah penolakan pemerintahan Bush untuk mengubah pasal terkait otomotif yang dipandang banyak anggota partai Demokrat lebih menguntungkan produsen otomotif Korea Selatan.Rangel juga menegaskan, negosiasi itu tidak akan menjadi masalah, apabila pemerintahan Bush memperjuangkan sektor otomotif seperti yang telah dilakukan dalam negosiasi daging sapi AS.

Sumber: KBS World

Presiden Lee mengkritik tajam kalangan politisi


Presiden Lee Myung-bak mengkritik tajam persengketaan yang terjadi di dunia politik Korea, serta menyebutnya sebagai krisis politik yang serius, persis sama dengan krisis ekonomi. Dalam pidato radio rutin, hari Senin pagi di radio KBS, presiden Lee menyatakan, pihaknya sangat merasa malu dan tertekanan atas pemberitaan perselisihan di kancah perpolitikan Korea di media massa asing. Presiden Lee Myung-bak menegaskan bahwa negara Korea harus mempertahankan wibawanya sebagai negara yang memiliki demokrasi yang ideal dan menentang kediktaktoran serta melakukan pemilihan presiden secara langsung. Ditegaskan pula, Dewan Perwakilan Rakyat seharusnya menjadi lambang dan benteng bagi perdamaian dan tatanan hukum. Lebih lanjut ditekankan, seharusnya DPR segera mengesahkan rancangan undang-undang yang tertumpuk terlepas dari kepentingasn politik masing-masing, untuk memulihkan kembali perekonomian dalam semester pertama, waktu diperkirakan yang paling menyulitkan bagi Korea.

Sumber: KBS World

Perombakan anggota kabinet dan pejabat kantor kepresidenan dalam minggu ini


Presiden Lee Myung Bak, merencanakan akan melakukan perombakan anggota kabinet dan pejabat kantor kepresidenan paling cepat dalam minggu ini.Menurut seorang pejabat dari kantor kepresidenan hari Selasa, di dalam daftar perombakan ini, termasuk Menteri Keuangan dan Strategi, Kang Man-soo dan ketua Komisi Urusan Keuangan , Jun Kwang-woo.Sampai sekarang, mantan ketua Badan Pengawas Keuangan, Yoon Jung-hyun dan mantan Menteri Keuangan, Kim Seok-dong dipertimbangkan sebagai calon pengganti utama. Selain itu, Menteri Unifikasi, Kim Ha-joong dan sebagian anggota kementerian non-ekonomi juga disebut-sebut akan diganti, namun Menteri Perekonomian dan Pengetahuan, dan pejabat bagian Asisten Kepresidenan saat ini nampaknya akan tetap dipertahankan.Ditambahkan, perombakan kali ini menunjukkan tekad presiden untuk membangun kabinet yang lebih efisien dan paling tepat untuk menanggulangi krisis ekonomi menghadapi tahun kedua masa baktinya.

Sumber: KBS World

Pembukaan Komite ad hoc untuk pembaruan politik di DPR

Komite ad hoc untuk pembaruan politik di DPR memulai tugasnya hari Selasa untuk membahas revisi UU pemilihan tentang hak pemberian suara bagi warga Korea di luar negeri.Komite tersebut dipimpin oleh anggota Partai Nasional Raya, Cho Jin-Heyung yang juga ketua Komite Urusan Administrasi dan Keamanan umum DPR.Komite ad hoc itu memiliki 21 anggota terdiri dari 10 anggota GNP, 7 dari partai oposisi partai Demokrat, dan lainnya dari partai minoritas termasuk partai Buruh Demokrat.DPR juga mengadopsi rancangan Ucapan Selamat bagi pelantikan presiden AS Barack Obama dalam sidang paripurna hari ini.

Sumber: KBS World

Pemerintah membantah perombakan kabinet dalam minggu ini


Seorang pejabat dari partai berkuasa, partai Nasional Raya, GNP hari Selasa menyatakan, Presiden Lee Myung-Bak, merencanakan akan melakukan perombakan anggota kabinet dan pejabat kantor kepresidenan paling cepat dalam minggu ini.Ditambahkan, di dalam daftar perombakan ini, termasuk Menteri Keuangan dan Strategi, Kang Man-soo dan ketua Komisi Urusan Keuangan, Jun Kwang-woo.Selain itu, beberapa anggota kementerian non-ekonomi juga disebut-sebut akan diganti, namun Menteri Perekonomian dan Pengetahuan, dan pejabat bagian Asisten Kepresidenan saat ini nampaknya akan tetap dipertahankan.Berkenaan dengan pernyataan tersebut, juru bicara istana Chung Wa dae, Lee Dong-kwan, mengatakan belum ada keputusan resmi apapun tentang perombakan, namun ada kemungkinan akan terjadi perombakan skala kecil yang akan dilaksanakan setelah waktu libur Tahun Baru Imlek.

Sumber: KBS World

Presiden mengharapkan peningkatan pertukaran di sektor keuangan dengan wilayah Islam

Presiden Lee Myung-Bak mengharapkan peningkatan pertukaran di sektor keuangan dengan negara-negara Islam.Hal tersebut disampaikan presiden dalam pidato sambutannya pada lokakarya yang diadakan di Seoul hari Selasa, untuk membahas cara penerapan sistem keuangan Islam di Korea dengan para pakar terkait.Dalam kesempatan itu, presiden mengharapkan lokakarya kali inimenjadi momentum untuk meningkatkan lingkup pemahaman satusama lain termasuk transaksi perbankan untuk pengembangan ekonomi bilateral.Dikatakan, sistem perbankan Islam yang mengutamakan tanggunjawab sektor keuangan terhadap ekonomi riil menurut aturan agama Islam, akan memainkan peranan penting dalam proses memperbarui sistem keuangan global yang akan dibahas ke depan.

Sumber: KBS World

Rabu, 26 November 2008

Kemajuan Sistem Pendidikan Korea Selatan


Seperti Minggu pagi biasanya, saya tidak pernah lupa untuk menyaksikan program tv "Korea Now" yang disiarkan di salah satu stasiun tv Korea. Berita Minggu ini mengabarkan bahwa hampir seluruh sekolah di Seoul mulai dari tingkat SD-SMA disediakan touch screen board. "Asyik bangetkan?, jadi iri...!!!!!! kapan ya Indonesia menerapkan seperti ini....?" Lebaran King Kong kaleee......he..he..he. .Udah ada kapur aja alhamdulillah. Opini dari beberapa siswa dan siswi mengatakan mereka sangat senang dengan kehadiran touch screen board di kelas mereka. Ya iyalah.... siapa kale yang gak senang. Di layar kiri touch screen disediakan menu bar yang memberikan bermacam-macam pilihan warna. Sehingga para siswa dan siswi dapat menulis dengan warna yang mereka inginkan. Jadinya belajarnya gak ngebosenin deh! Sekarang ngomongin Indonesia nih. Kapan mau memajukan sistem pendidikan di Indonesia? Putera-puteri Indonesiakan juga pingin menjadi anak bangsa yang cerdas yang berguna bagi bangsa dan negara, "Betul tidak?" (A'a Gym) Semoga aja pendidikan di Indonesia bisa lebih maju dari sebelumnya. Mungkin beberapa tahun yang akan datang Indonesia bisa mengalahkan Jepang, Korea, dan negara-negara maju lainnya. "Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini"..(sok tegas) Bangkitkan semangat putera-puteri Indonesia! INDONESIA PASTI BISA........................!!!!!, Fighting..^_^